Perbedaan antara Knitting dan Crocheting

Saya punya toko online benang dan alat rajut, (siapa yang tanya), ada cukup banyak konsumen yang baru mulai belajar merajut bertanya apa bedanya antara knitting dan crochet. Jujur saja ini penjelasan yang panjang, terlalu luas cakupannya untuk dibalas via sms atau whatsapp. Jadi, bukannya saya menjawab, saya malah menyarankan mereka untuk googling saja. Saya terlalu malas untuk menjelaskannya, pertama karena makan pulsa dan waktu (ah, pelit, ya). Ah, bukan, maksud saya, di era informasi seperti saat ini, bukannya hal yang sulit untuk mencari informasi tentang sesuatu. Salah satunya perbedaan antara crochet dan knitting.

Sebenarnya sudah lama sekali saya ingin menulis tentang ini. Saya yakin sudah ada banyak blog yang membahas tentang perbedaan antara merajut knitting dan crocheting. Tetapi saya ingin membuatnya lebih personal, berdasarkan pengalaman saya sendiri (ah, lebay). Satu hal, saya tidak terlalu mahir di crocheting, saya lebih menyukai knitting, tapi saya punya teman-teman yang superjago dalam crocheting yang akhirnya menggelitik hati dan menggerakkan tangan saya mengambil hakpen untuk mengasah kembali kemampuan crocheting saya. Salah satu pengompor saya adalah teman saya yang hasil rajutannya memang kompor gas (pinjam istilahnya Om Indro juri Stand Up Comedi Kompas TV), dia adalah Mba Iin Wibisono, pemilik website www.crochetrockstar.com, she is one of that crochet rock star. Her work is stunning.

Yarn work ini, knitting dan crocheting, tidak ada salah satu yang lebih baik dari yang lainnya. Keduanya punya keunggulannya sendiri-sendiri, bahkan bisa saling melengkapi dan menghasilkan karya yang indah.

  • Crocheting itu lebih cepat daripada knitting. Entah kenapa, saya merasa knitting lebih lama daripada crochet.
  • Merenda alias crocheting hanya menggunakan satu stik yang ujungnya berkait atau biasa dikenal dengan hakken atau hakpen. Adapun merajut (knitting) menggunakan dua stik yang berujung bisa lancip atau tumpul dan tanpa kait. Crocheting hanya butuh satu alat untuk mengerjakan semua projek, satu hakpen saja sementara knitting, untuk beberapa projek kadang membutuhkan beberapa alat bantu.
Hakpen untuk crocheting
Single Point Needle Gambar diambil dari www.loveknitting.com
Single Point Needle
Gambar diambil dari http://www.loveknitting.com
Contoh lain SPN. Gambar diambil dari http://www.signatureneedlearts.com
Contoh DPN. Gambar diambil dari www.purlbee.com
Contoh DPN. Gambar diambil dari http://www.purlbee.com
Contoh Circular Needle Gambar dari http://www.knitty.com
  • Crocheting lebih capek daripada knitting. Efeknya ke telapak tangan menjalar hingga ke punggung belakang lebih cepat terasa daripada knitting. Berdasarkan pengalaman ini, saya bisa mengerti mengapa para crocheter berburu hakpen bagus dan ergonomis, yang memang harganya tidak murah. Hakpen murah membuat crocheter cepat pegal. Untuk knitting saya memang belum pernah merasakan alat bagus, selain mahal uangnya juga sayang. Tetapi dengan stik yang berharga antara 20-50.000 saja sudah cukup bagi saya. Sementara hakpen untuk yang bagus, katakan merek tulip atau clover, harganya untuk yang satuan dan bergagang seperti gambar berikut ini, harga paling murahnya 75.000.
Gambar diambil dari http://www.mamas2hands.com
  • Crocheting lebih fleksibel dalam hal pembentukan struktur baju atau apa pun yang ingin kita buat daripada merajut. Alasan utamanya, setidaknya menurut saya, hanya dengan satu alat, kita sudah bisa membuat macam-macam aksesoris, bros, amigurumi (boneka), taplak meja bundar alias doily, sampai baju tanpa ribet. Sebaiknya knitting untuk projek tertentun perlu teknik khusus atau bahkan terpelintir-pelintir ketika menggunakan stik sirkular.
  • Perbedaan lainnya adalah produk yang dihasilkan dari merajut. Produk crocheting tidak bisa diakali menggunakan mesin, itu asli buatan tangan dan pasti buatan tangan. Belum ada mesin yang bisa membuat hasil jadi tampak seperti hasil crocheting. Untuk rajutan teknik knitting, bisa menggunakan mesin. Karena itu ada beberapa orang yang cenderung menawar dengan harga murah produk rajutan tangan dari knitting. Padahal kalau kita ke outlet baju, rajutan mesin pun untuk merek terkenal, harganya paling murah minimal 150.000 itu pun bahannya jelek. Untuk model klasik malah harganya lebih mahal lagi, paling murah bisa 500.000, itu rajut mesin.
diambil dari http://www.nekomaru85.deviantart.com
gambar diambil dari http://jixifox.me

Selain dua gambar barusan yang membuat saya takjub dari crocheting dan knitting adalah hasilnya yang luar biasa. Saya ingin bilang, you can do magic with your hand. Ada keajaiban dalam setiap hasil rajutan, salah satunya adalah seperti ini.

gambar diambil dari http://www.weddingsonline.ie
dari pinterest
sumber: http://www.fiddlesticksknitting.com
sumber gambar: http://www.planete-laine.com
  • Crocheting lebih membutuhkan konsentrasi daripada knitting. Bahkan ketika itu hanya tusuk tunggal alias sc. Ketika knitting tusuk stockninette, saya bahkan bisa merajut tanpa melihat rajutan. Merajut sambil nonton televisi, sambil ngobrol. Bahkan saya bisa merajut dalam angkot. Tapi kalau crocheting saya pernah mencoba merajut di angkot, oh Tuhan, sulit. Berbeda dengan knitting, crocheting memaksa saya selalu menghitung. Berkonsentrasi penuh dalam knitting hanya saya lakukan ketika saya merajut projek lace knitting atau pola yang membutuhkan konsentrasi penuh. Dan ini tidak bisa saya lakukan ketika crocheting, you always counting.
  • Simbol dalam merajut. Keduanya punya bahasa simbol dan marka rajutan yang berbeda. Karena teknik yang digunakan pun sama sekali berbeda. They not talking in the same language. Mereka dari planet yang berbeda. Crocheter akrab dengan bahasa dan simbol sc, dc, hdc, dll, sementara knitter akrab dengan bahasa k, p, yo, k2tog, dll.
sumber: http://readknittingpatterns.com
sumber: http://www.mooglyblog.com
  • Crocheting lebih boros benang daripada knitting. Untuk satu projek yang sama, crocheting biasanya “makan” lebih banyak benang daripada knitting. Untuk satu tusuk crochet benang yang digunakan sekitar setengah sampai satu kali lebih banyak daripada satu tusuk dalam knitting. Karena jalinan benang yang digunakan pada satu tusukan di crochet lebih banyak, maka hasil crocheting lebih padat dan kaku daripada knitting. Itu berlaku pada jenis benang yang sama. Efeknya, dalam hasil jadinya, hasil akhir knitting biasanya lebih lentur daripada crochet.
knitting swatch dari http://www.notmartha.org
crochet swatch dari http://www.freshlyhandmade.com

Sementara itu dahulu perbedaan antara knitting dan crocheting menurut saya. Untuk tambah informasi lainnya, bisa kunjungi juga tautan berikut ini tentang perbedaan knitting dan crocheting.

  1. http://belajarcaramerajut.com/perbedaan-merajut-crochet-dan-knitting.html
  2. http://icrochetlove.blogspot.com/2012/04/crochet-dan-knitting-apa-bedanya.html
  3. http://tezukurinosekai.blogspot.com/2013/11/crochet-and-knitting.html
  4. http://harucha.wordpress.com/2010/03/31/sejarah-singkat-knitting-merajut/
  5. http://poyenghobby.blogspot.com/2013/10/knitting-101-membedakan-rajutan.html
  6. http://arielmanx.deviantart.com/journal/The-Difference-Between-Crochet-and-Knitting-214185729
  7. http://crochet.about.com/od/knitting-and-crochet/ss/differences-between-knitting-and-crochet.htm

Semoga bisa membantu memahami tentang apa bedanya antara knitting dan crocheting.

Advertisements

4 thoughts on “Perbedaan antara Knitting dan Crocheting

  1. “Crocheting lebih membutuhkan konsentrasi daripada knitting”, point ini saya tdk begitu sependapat , mkn tergantung mana yg terbiasa,dan macam pola yg di pakai… kalau keduanya bicara motif stitch tertentu lace , pasti butuh konsentrasi hitungan juga , hanya knit umumnya menggunakan alat bantu stitch marker sementara crochet ada kalanya juga perlu tapi tdk seperti knitt. komentar ini krn saya tdk mahir knit , saya beralih ke knooking utk dpt hasil yg sama dgn knitting

    1. betul, memang bergantung kebiasaan, bu ade. kasusnya hanya berlaku untuk merajut stockinette stitch saja. kalau untuk projek lain seperti lace knitting, dan pola berat lainnya, konsentrasi penuh tetap dibutuhkan. saya bandingkan antara sc saja dengan stockinette, buat saya crochet sc tetap lebih perlu konsentrasi daripada knitting stockinette.
      terima kasih sarannya Bu Ade. 😉

  2. Untuk komentar lainnya sangat baik, akan saya gunakan menjadi panduan untuk membantu teman2 yg masih sering bingung antara keduanya..

  3. waduh…jd bingung nih mau ke knitting atau tetepa crochet,,sering sliwer kalo crochet,salah hitung terus,alhasil jd ga sama deh,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s